IAI IMSYA INDONESIA











Kunjungan STAI Imam Asy-Syafii Pekanbaru ke Kampus Al-Madinah Internasional Universiti (MEDIU): Kolaborasi dan Penguatan Pendidikan Islam Global

Malaysia, 6 Desember 2024 – Sebagai bagian dari upaya memperluas jaringan akademik dan memperkaya wawasan pendidikan Islam, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Imam Asy-Syafii Pekanbaru melakukan kunjungan ke Kampus Al-Madinah International University (MEDIU) di Malaysia pada awal bulan Desember 2024. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan akademik antara kedua institusi pendidikan serta menjajaki peluang kerja sama dalam bidang pendidikan tinggi, riset, dan pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang lebih berkualitas di tingkat internasional.

Kunjungan ini merupakan langkah konkret dalam upaya STAI Imam Asy-Syafii Pekanbaru untuk mengembangkan hubungan internasional dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang berbasis pada nilai-nilai Islam. Dalam beberapa tahun terakhir, STAI Imam Asy-Syafii Pekanbaru telah berkomitmen untuk membangun kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan ternama di luar negeri guna memperkaya pengajaran dan pembelajaran di kampus. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kualitas lulusan yang mampu bersaing di dunia global, khususnya di bidang pendidikan Islam.

'Sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam, kunjungan ini adalah kesempatan emas untuk memperluas wawasan akademik kami dan menjajaki berbagai peluang kerja sama yang dapat membawa manfaat bagi kedua belah pihak,' ujar Dr. Ali Musri Semjan Putra, Lc. MA, Rektor STAI Imam Asy-Syafii Pekanbaru.

Dalam kunjungan tersebut, para delegasi STAI Imam Asy-Syafii Pekanbaru, yang terdiri dari pimpinan dan sejumlah dosen, diajak untuk mengenal lebih jauh tentang sistem pendidikan, riset, serta pengembangan kurikulum yang diterapkan di MEDIU, yang merupakan salah satu universitas internasional terkemuka di bidang pendidikan Islam.

Kunjungan STAI Imam Asy-Syafii Pekanbaru ke MEDIU diwakili oleh sejumlah pimpinan dan dosen. Rombongan tersebut dipimpin oleh Dr. Ali Musri Semjan Putra, Lc. MA selaku Ketua STAI Imam Asy-Syafii, didampingi oleh Dr. Syafii, M.Ag (Kaprodi Ilmu Alquran dan Tafsir), serta beberapa dosen yang memiliki keahlian di berbagai bidang keilmuan Islam. Para delegasi ini juga berkesempatan untuk bertemu dengan rektor dan para dosen dari MEDIU, termasuk Assoc Prof. Dr. Elsayed Mohamed Salem, Direktur Hubungan Internasional Al-Madinah International University.

Kunjungan tersebut dilaksanakan di Kampus Al-Madinah International University (MEDIU), yang terletak di Kuala Lumpur, Malaysia. MEDIU, yang didirikan pada tahun 2007, adalah salah satu universitas internasional yang memiliki reputasi dalam pendidikan tinggi Islam, dengan menawarkan berbagai program studi berbasis teknologi dan pendidikan jarak jauh yang mengintegrasikan ajaran Islam dengan ilmu pengetahuan modern.

Dengan fasilitas yang lengkap dan atmosfer akademik yang mendukung, MEDIU menjadi pilihan bagi mahasiswa internasional yang ingin mendapatkan pendidikan berkualitas dalam lingkungan yang multikultural. Kampus ini juga dikenal dengan pendekatannya yang inovatif dalam menggabungkan pendidikan Islam dengan teknologi digital, yang memungkinkan mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan secara fleksibel.

Kunjungan ini diharapkan dapat mencakup beberapa bidang kerjasama, seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, program double degree, serta kolaborasi dalam penelitian dan publikasi ilmiah. Hal ini juga sejalan dengan visi STAI Imam Asy-Syafii Pekanbaru untuk menjadi perguruan tinggi yang berstandar internasional dan berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam di dunia.

'Kerja sama ini juga penting untuk menciptakan jaringan global yang memungkinkan mahasiswa dan dosen kami untuk terlibat dalam riset dan proyek-proyek ilmiah yang bermanfaat, baik di tingkat regional maupun internasional,' tambah Dr. Ahmad Faisal.

Selain itu, kunjungan ini juga menjadi langkah strategis dalam membangun hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia, terutama dalam bidang pendidikan tinggi Islam. Mengingat kedua negara memiliki banyak kesamaan dalam hal budaya dan bahasa, kerja sama semacam ini akan sangat memudahkan dalam transfer pengetahuan dan sumber daya.

Pihak STAI Imam Asy-Syafii Pekanbaru juga berharap agar kerja sama ini dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa dan dosen untuk mendapatkan pengalaman internasional yang dapat memperkaya pengetahuan dan keterampilan mereka, baik dalam bidang akademik maupun praktik profesional.