IAI IMSYA INDONESIA











Institut IMSYA Indonesia Gencarkan Sosialisasi PMB ke Pondok Pesantren

Petapahan – Riau, Februari 2026 — Institut IMSYA Indonesia terus berkomitmen memperluas akses pendidikan tinggi berbasis keislaman melalui kegiatan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) ke sejumlah pondok pesantren di Provinsi Riau.

Pada Senin, 02 Februari 2026, Rektor Institut IMSYA Indonesia, Dr. Ali Musri Semjan Putra, Lc., M.A., bersama tim PMB melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Institut IMSYA Indonesia di Pondok Pesantren Abdurrahman Bin Auf. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh pimpinan pondok, para ustaz, serta para santri yang menunjukkan minat besar untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Institut IMSYA Indonesia menyampaikan profil kampus, visi dan misi institusi, program studi yang tersedia, serta keunggulan akademik dan keislaman yang menjadi ciri khas Institut IMSYA Indonesia. Selain itu, disampaikan pula informasi terkait jalur pendaftaran, sistem perkuliahan, serta peluang pengembangan akademik dan nonakademik bagi mahasiswa.

Sebelumnya, pada Jumat, 31 Januari 2026, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan oleh Wakil Rektor III Institut IMSYA Indonesia, Dr. Ali Mustafa, S.H., M.H., bersama tim PMB di Pondok Pesantren At-Taufiq Petapahan. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para santri mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi serta memperkenalkan Institut IMSYA Indonesia sebagai pilihan strategis bagi lulusan pesantren.

Dr. Ali Mustafa menegaskan bahwa Institut IMSYA Indonesia membuka ruang seluas-luasnya bagi para santri untuk mengembangkan potensi akademik, kepemimpinan, dan dakwah melalui pendidikan tinggi yang terintegrasi antara keilmuan dan nilai-nilai Islam.

Melalui rangkaian kegiatan sosialisasi ini, Institut IMSYA Indonesia berharap dapat menjalin sinergi yang berkelanjutan dengan pondok pesantren serta mendorong para santri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi mencetak generasi intelektual muslim yang unggul dan berdaya saing.