IAI IMSYA INDONESIA











Rektor dan Dosen Institut IMSYA Indonesia Hadiri The 9th Annual ICONIZ International Conference on Zakat

Pekanbaru, 9 Desember 2025 — Institut IMSYA Indonesia melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) resmi mengirimkan perwakilan akademiknya untuk berpartisipasi dalam The 9th Annual ICONIZ International Conference on Zakat yang diselenggarakan pada 9–11 Desember 2025 di FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Pada kegiatan internasional ini, Rektor Institut IMSYA Indonesia, Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A, turut hadir sekaligus menjadi bagian dari delegasi resmi kampus. Beliau juga berperan sebagai dosen Ilmu Aqidah pada Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Kehadiran beliau menegaskan komitmen pimpinan institusi dalam mendorong budaya riset, publikasi ilmiah, serta kolaborasi pada ranah akademik global.

Selain Rektor, dua dosen lainnya yang ditugaskan sebagai perwakilan Institut IMSYA Indonesia adalah:

1. Dr. Syafi’i, M.Ag – Dosen Ilmu Tafsir, Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir
2. Dr. Mochammad Novendri S, S.Ag., M.H – Dosen Ilmu Tafsir, Prodi Il-Quran dan Tafsir

Para delegasi ini mempresentasikan karya ilmiah berjudul “Revitalization of Zakat and The Active Role of Muslim in Building Global Humanity.” Keterlibatan mereka merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang penelitian dan publikasi ilmiah yang berorientasi pada pembangunan umat dan kemanusiaan global.

ICONIZ, sebagai salah satu konferensi zakat internasional terkemuka, menjadi wadah penting bagi akademisi dan praktisi untuk bertukar pemikiran, memperkuat jaringan riset, dan menghadirkan gagasan strategis terkait filantropi Islam dan pembangunan sosial.

Kepala LP2M, Delima Afriyanti, SE., ME, menyampaikan bahwa partisipasi pimpinan dan dosen dalam agenda internasional ini menunjukkan keseriusan Institut IMSYA Indonesia dalam memajukan kualitas akademik dan kontribusi keilmuan di tingkat nasional dan internasional.

Para dosen delegasi akan menyampaikan laporan dan luaran ilmiah kepada LP2M setelah kegiatan berakhir sebagai bentuk pertanggungjawaban dan dasar pengembangan riset lanjutan.