IAI IMSYA INDONESIA











Konferensi Mahasiswa & Call For Paper 2025 “Integrasi Tafsir, Syariah, dan Pendidikan sebagai Fondasi Daya Saing Bangsa”

Institut IMSYA Indonesia melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) sukses menyelenggarakan Konferensi Mahasiswa & Call For Paper 2025 pada Rabu, 26 November 2025. Kegiatan ilmiah ini mengusung tema “Integrasi Tafsir, Syariah, dan Pendidikan sebagai Fondasi Daya Saing Bangsa” dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, baik internal maupun eksternal. Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh Rektor Institut IMSYA Indonesia, Assoc. Prof. Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi keilmuan untuk menjawab tantangan zaman serta meningkatkan kualitas daya saing bangsa.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber utama Dr. Ali Mustofa, M.H., selaku Dosen dan Wakil Rektor III Institut IMSYA Indonesia. Dalam pemaparannya, beliau menyoroti urgensi integrasi ilmu tafsir, syariah, ekonomi, dan pendidikan dalam membangun kerangka berpikir akademik yang adaptif dan relevan terhadap isu-isu kontemporer. Sesi ini dipandu oleh moderator Heridfa Pratama, M.H., yang turut memperkuat jalannya diskusi ilmiah agar lebih interaktif dan konstruktif.

Konferensi ini mencakup berbagai rumpun keilmuan, antara lain Ekonomi Syariah, Hukum Ekonomi Syariah, Hukum Keluarga Islam, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Pendidikan Bahasa Arab, dan Manajemen Pendidikan Islam. Para peserta mempresentasikan makalah ilmiah terkait subtema masing-masing, kemudian dinilai oleh dewan juri untuk menentukan presenter terbaik dari setiap sesi.

Pada akhir rangkaian kegiatan, panitia mengumumkan empat peserta terbaik yang memperoleh penghargaan Best Presenter, yaitu:

Dea Khairunnisa, Best Presenter Room 1
Sabrina Tazkiyah Risty, Best Presenter Room 2
Dian Ramadhani, Best Presenter Room 3
Farida Hanum Harahap, Best Presenter Room 4

Melalui kegiatan ini, LP2M berharap dapat mendorong mahasiswa untuk lebih aktif dalam menghasilkan karya ilmiah yang unggul dan berkontribusi pada kemajuan keilmuan Islam. Makalah yang dipresentasikan akan diproses untuk publikasi dalam prosiding, jurnal nasional non-SINTA, serta jurnal terindeks SINTA 4, 5, dan 6 untuk karya terpilih. Proses publikasi direncanakan berlangsung pada Desember 2025 hingga Januari 2026.

Kegiatan Konferensi Mahasiswa & Call For Paper 2025 ini menjadi bukti komitmen Institut IMSYA Indonesia dalam mendukung pengembangan riset mahasiswa serta memperkuat budaya akademik yang produktif dan berkelanjutan.