IAI IMSYA INDONESIA











Dosen dan Mahasiswa Institut IMSYA Indonesia Hadir di International Conference UIN Imam Bonjol Padang

Padang, 21 Oktober 2025 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut IMSYA Indonesia secara resmi menugaskan tim akademik untuk berpartisipasi dalam Imam Bonjol International Conference on Islamic Education (IBICIE) yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang pada tanggal 21–22 Oktober 2025. Kegiatan internasional ini mengusung tema “Exploring Local Wisdom for Islamic Education Quality: Innovation and Tradition in the SDGs Era”, yang berfokus pada penggalian kearifan lokal dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam yang berkelanjutan serta mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs).

Dalam surat tugas resmi LP2M, tim yang berangkat mewakili Institut IMSYA Indonesia dipimpin langsung oleh Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A., selaku Rektor Institut IMSYA Indonesia, yang juga bertindak sebagai Ketua Pelaksana sekaligus dosen Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Tim ini turut terdiri atas Dewi Sartika, M.H., Dr. Mochammad Novendri S., M.H., Amanda Aurellia, dan Fenia Rahmadita. Para peserta akan berpartisipasi aktif dalam sesi presentasi ilmiah, forum diskusi, serta kegiatan jejaring akademik bersama para pakar dan peneliti pendidikan Islam dari dalam dan luar negeri.

Kepala LP2M Institut IMSYA Indonesia, Delima Afriyanti, S.E., M.E., menyampaikan bahwa partisipasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat tridharma perguruan tinggi, terutama pada aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam ajang internasional seperti IBICIE diharapkan dapat memperluas wawasan, meningkatkan kolaborasi akademik, serta memperkokoh posisi Institut IMSYA Indonesia di tingkat nasional maupun global.

Konferensi IBICIE 2025 yang berlangsung di Hotel Santika Premiere Padang ini menghadirkan sejumlah pembicara terkemuka, di antaranya Prof. Dr. Gamal Abdul Nasir Zakaria, Ph.D. dari University Brunei Darussalam, Prof. Dr. Masnun Tahir, M.A. selaku Rektor UIN Mataram dan Ketua Forum Rektor PTKIN, serta Prof. Dr. Nana Suryani, M.Si. dari UIN Imam Bonjol Padang. Kegiatan ini juga membuka peluang publikasi ilmiah terindeks SINTA bagi peserta yang mempresentasikan hasil penelitiannya.

Kehadiran Rektor Institut IMSYA Indonesia, Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A., bersama tim akademik dalam forum ilmiah internasional ini menegaskan komitmen Institut IMSYA Indonesia untuk terus mendorong pengembangan keilmuan yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal sekaligus berorientasi pada inovasi global. Partisipasi ini menjadi wujud nyata dedikasi IMSYA dalam membangun pendidikan Islam yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa serta peradaban dunia.