Pekanbaru, 15 Oktober 2025 — Sebagai bagian dari agenda Pembekalan Wisuda ke-3, Institut IMSYA Indonesia melalui Bimbingan Karir dan Alumni (BKA) resmi meluncurkan Laporan Tracer Study Tahun 2025. Peluncuran ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem evaluasi dan pengembangan mutu lulusan secara berkelanjutan.
Tracer Study merupakan instrumen penting untuk menelusuri jejak karir alumni setelah lulus, meliputi masa tunggu kerja, relevansi bidang studi dengan pekerjaan, hingga tingkat kepuasan terhadap kompetensi yang diperoleh selama studi. Data ini menjadi bahan evaluasi bagi lembaga dalam memperbaiki kurikulum, meningkatkan layanan karir, serta memperkuat hubungan dengan dunia industri.
Dalam laporan tahun 2025, Bimbingan Karir dan Alumni berhasil menghimpun data alumni dari berbagai program studi yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat keterlibatan lulusan di dunia kerja. Laporan ini juga memotret berbagai capaian positif para alumni IMSYA yang kini berkiprah di berbagai sektor, baik lembaga keuangan, pendidikan, pemerintahan, maupun wirausaha.
Kepala Bimbingan Karir dan Alumni Institut IMSYA Indonesia menyampaikan bahwa peluncuran laporan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan bagian dari komitmen institusi untuk terus “Mendampingi Karirmu, Menghubungkan Alumni”.
“Melalui tracer study, kami ingin memastikan bahwa lulusan IMSYA benar-benar siap bersaing dan berkontribusi. Data ini menjadi cermin bagi kami untuk terus memperbaiki diri dan menjaga relevansi pendidikan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.
Kegiatan launching tracer study ini dirangkaikan dengan Pembekalan Wisuda ke-3, yang mengangkat tema “Career Excellence: Strategi Meraih Karir Gemilang di Era Kompetitif”. Kehadiran narasumber Assoc. Prof. Dr. H. Ade Chandra turut memperkaya wawasan wisudawan tentang strategi membangun karir sukses di tengah dinamika dunia kerja.
Dengan peluncuran Laporan Tracer Study Tahun 2025 ini, Institut IMSYA Indonesia menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghasilkan lulusan berilmu, tetapi juga memastikan mereka terserap dan berdaya guna di masyarakat.