Institut IMSYA Indonesia patut berbangga. Salah satu dosen terbaiknya, Dr. Mochammad Novendri S, berhasil membawa nama kampus dalam ajang internasional International Conference on Intellectual Advancements (ICIA 2025) yang diselenggarakan oleh Islamic University of Maldives.
Dalam forum akademik bergengsi ini, Dr. Novendri bersama tim peneliti lintas negara mempresentasikan karya ilmiah berjudul:
“Adjudication in the Problematic of Illegitimate Child Lineage: An Analysis of the Syariah Lower Court’s Decision in Malaysia.”
Kontribusi Ilmiah
Penelitian ini membahas persoalan nasab anak hasil zina dalam perspektif hukum Syariah di Mahkamah Rendah Syariah Malaysia. Kajian tersebut menyoroti:
Perlindungan hak anak melalui keputusan pengadilan.
Ketegangan antara prinsip hukum Islam dan pengakuan hak individu, khususnya dalam mengurangi stigma sosial terhadap anak dari hubungan di luar nikah.
Pentingnya harmonisasi antara hukum agama dan hukum sipil demi terciptanya keadilan yang inklusif.
Dr. Novendri menekankan bahwa dialog antara otoritas hukum agama dan sipil menjadi langkah penting untuk memastikan keadilan yang menyeluruh, tetap menghargai nilai-nilai agama, sekaligus menegakkan hak asasi manusia.
Membawa Nama Baik IMSYA Keterlibatan Dr. Mochammad Novendri S dalam ICIA 2025 tidak hanya mengharumkan nama pribadi, tetapi juga mengukuhkan posisi Institut IMSYA Indonesia sebagai institusi pendidikan yang aktif berkontribusi dalam wacana akademik global.
Komitmen IMSYA ke Depan
Institut IMSYA Indonesia berkomitmen mendukung seluruh dosen dan sivitas akademika untuk terus berinovasi, meneliti, dan mempublikasikan karya ilmiah di level internasional. Keikutsertaan Dr. Novendri di ICIA 2025 menjadi inspirasi bagi generasi akademisi berikutnya untuk terus berkarya dan memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.