IAI IMSYA INDONESIA











Institut IMSYA Indonesia Hadirkan Dosen dalam Kajian Subuh Al-Musafirin Payakumbuh

Payakumbuh, Sumatera Barat – 5 September 2025
Institut IMSYA Indonesia kembali menunjukkan kiprahnya dalam dakwah dan pengabdian masyarakat melalui partisipasi dua dosennya dalam kegiatan Kajian Subuh di Masjid Al-Musafirin, Payakumbuh, Sumatera Barat. Acara yang berlangsung pada hari Jum’at, 5 September 2025 / 12 Rabi’ul Awwal 1447 H ini mengangkat tema penting seputar ilmu dan keluarga dalam perspektif Islam.

Dua dosen yang dihadirkan adalah:

Ustadz Dr. Syafi’i, S.Ag., M.Ag.

Wakil Rektor II Institut IMSYA Indonesia

Dosen Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

Alumni STDI Imam Syafi’i Jember

Materi: “Menuntut Ilmu dengan Metode Qur’ani: Jalan Menuju Ilmu yang Bermanfaat”

Ustadz Dr. Ali Mustafa, S.H., M.H.

Wakil Rektor III Institut IMSYA Indonesia

Dosen Prodi Hukum Keluarga Islam

Alumni STDI Imam Syafi’i Jember

Materi: “Metode Nabi Menghadapi Konflik Rumah Tangga”

Menghadirkan Ilmu yang Relevan dengan Kehidupan

Kajian Subuh ini menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk mendapatkan pencerahan dari para akademisi dan praktisi pendidikan Islam. Dr. Syafi’i menekankan pentingnya menuntut ilmu sesuai metode Al-Qur’an agar membawa manfaat, sementara Dr. Ali Mustafa memberikan arahan bagaimana meneladani metode Nabi Muhammad SAW dalam menghadapi konflik rumah tangga.

Pengabdian Masyarakat dan Dakwah Akademisi

Partisipasi dosen-dosen IMSYA Indonesia dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan masyarakat. Dengan pendekatan Qur’ani dan teladan Nabi, diharapkan kajian ini dapat memperkaya wawasan umat, sekaligus meneguhkan komitmen Institut IMSYA Indonesia dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian masyarakat dan dakwah Islam.

Acara ini terbuka untuk umum dan disambut hangat oleh masyarakat Payakumbuh serta sekitarnya. Dengan keterlibatan para dosen, Institut IMSYA Indonesia terus berupaya menghadirkan ilmu yang bermanfaat, membimbing umat, dan menjaga nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.