Kampar, 24 Agustus 2025 – Rektor Institut Agama Islam Imam Syafii (IAI IMSYA) Indonesia bersama Wakil Rektor I dan Wakil Rektor III melaksanakan kunjungan ke sejumlah lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa IMSYA pada Ahad, 24 Agustus 2025.
Kunjungan ini menjadi wujud nyata kepedulian kampus terhadap mahasiswanya yang tengah melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat. Selain memberi dukungan moril, kunjungan juga dimaksudkan untuk menyemangati para mahasiswa agar semakin optimal dalam menjalankan amanah KKN.
Pesan Rektor kepada Mahasiswa KKN
Dalam arahannya, Rektor menyampaikan beberapa nasihat penting sebagai bekal bagi mahasiswa selama pengabdian, antara lain:
1. Mengasah kepekaan sosial – KKN menjadi kesempatan untuk merasakan langsung kesulitan yang dialami masyarakat, karena tidak semua orang hidup dalam kecukupan.
2. Menumbuhkan rasa syukur – Dengan melihat realitas sosial, mahasiswa diingatkan agar lebih menghargai nikmat yang Allah berikan.
3. Belajar menghadapi keragaman masyarakat – Dalam KKN, mahasiswa akan bertemu berbagai karakter, ada apresiasi namun juga tidak jarang muncul kritik bahkan hinaan.
4. Ilmu kehidupan – KKN adalah sarana belajar pengalaman berharga sekaligus memberi manfaat nyata kepada orang lain.
5. Melatih kesabaran dan solusi – Mahasiswa diajak untuk sabar menghadapi ujian sekaligus kreatif dalam mencari solusi atas persoalan yang ada.
6. Bekal kehidupan nyata – Pengalaman KKN akan menjadi bekal penting. Bagi mahasiswa laki-laki, sebagai calon kepala keluarga yang bertanggung jawab; bagi mahasiswi, sebagai calon istri dan ibu yang dituntut sabar dalam membina keluarga.
Rektor berharap, pengalaman KKN yang dijalani mahasiswa akan menjadi memori yang tak terlupakan, serta bekal berharga dalam menghadapi kehidupan setelah lulus dari perguruan tinggi.
“KKN bukan sekadar tugas akademik, tetapi juga madrasah kehidupan. Apa yang didapat di lapangan akan menjadi pelajaran berharga untuk masa depan kalian,” tegas Rektor dalam arahannya.
Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan motivasi mahasiswa semakin meningkat sehingga tujuan pengabdian kepada masyarakat dapat tercapai secara maksimal, sejalan dengan visi IMSYA untuk melahirkan generasi Qur’ani yang bermanfaat bagi umat.