Kampar, 24 Agustus 2025 – Institut Agama Islam Imam Syafii (IMSYA) Indonesia bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kampar dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IMSYA melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Pasar Buah Desa Kualu Nenas, Kabupaten Kampar, pada Ahad, 24 Agustus 2025 / 01 Rabiul Awal 1447 H.
Kegiatan ini mengusung tema “Sinergi Akademisi dan BAZNAS dalam Pemberdayaan Masyarakat Pasar Buah Desa Kualu Nenas”. Program ini menjadi bentuk nyata komitmen IMSYA Indonesia dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis masjid dan pasar, melalui sinergi keilmuan, pengabdian, serta praktik sosial keagamaan.
Dukungan Akademisi dan Kolaborasi Lintas Sektor
Kegiatan PKM ini dipimpin oleh para dosen IMSYA Indonesia, yaitu:
Febri Kusuma, M.Si
Landes Yuanda, M.E
M. Ripani Saputra, M.Pd
Ermansyah, M.M
Surya Tegar Widjiantoro, M.E
Angga Frananda, M.Pd
Muhammad Azhar, M.Pd
Mereka hadir langsung mendampingi mahasiswa serta berkolaborasi dengan BAZNAS dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan penguatan kapasitas masyarakat.
Peran Mahasiswa KKN IMSYA
Mahasiswa KKN IMSYA yang turut berkontribusi aktif dalam kegiatan ini adalah:
Rendy Wiratama – PBA 6
M. Rizqy Afdhillah – PBA 6
Agefiondri – PBA 6
Ahmad Dedi Yunus – PBA 6
M. Arif – MPI 6
Ravio Ambowo – MPI 6
Ahmad Naufal – ES 6
Urwah – ES 6
Bima Sahru Ramadhan – HES 6
Zahin Afif Zhofary – IAT 6
Abdurrahman Mubarak – MPI 5
Kehadiran mahasiswa dari berbagai program studi menunjukkan semangat lintas disiplin dalam pengabdian. Mereka terlibat langsung dalam interaksi dengan masyarakat, membantu pelatihan, serta mengembangkan program pemberdayaan yang relevan dengan kebutuhan lokal.
Harapan Ke Depan
Melalui kegiatan ini, IMSYA Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk menjadikan perguruan tinggi sebagai motor penggerak perubahan sosial berbasis Qur’ani. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Kampar terus memperkuat peran dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang berdaya guna bagi masyarakat.
“Sinergi akademisi, mahasiswa, dan BAZNAS menjadi energi baru untuk menghadirkan pemberdayaan masyarakat yang nyata. Dengan kolaborasi ini, diharapkan Pasar Buah Desa Kualu Nenas dapat tumbuh menjadi pusat ekonomi rakyat yang kuat dan berdaya saing,” demikian salah satu pernyataan dosen pendamping.