IAI IMSYA INDONESIA











Hari Ketiga PBAK IAI IMSYA INDONESIA Tahun 2025: Disiplin, Praktik Ibadah, dan Dialog Mahasiswa

Pekanbaru, 30 Juli 2025 Memasuki hari ketiga kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2025/2026 di Institut Agama Islam Imam Syafi’i (IAI IMSYA) Indonesia, fokus kegiatan beralih pada pembentukan sikap disiplin, penguatan praktik keagamaan, serta ruang dialog terbuka antara mahasiswa baru dan pengurus organisasi mahasiswa. Kegiatan dimulai sejak pagi pukul 07.00 WIB dengan pengarahan kedisiplinan oleh panitia dan BEM. Suasana tegas namun bersahabat mewarnai pagi hari di halaman kampus.
Dilanjutkan pada pukul 08.30 hingga 11.30, mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok untuk mengikuti Materi dan Praktik Pelatihan Baris-Berbaris (PBB):

Peserta ikhwan dibina langsung oleh tim dari TNI AD di lapangan basket,

Peserta akhwat berlatih di bawah arahan KOWAD (Korps Wanita Angkatan Darat) di lapangan futsal lantai 4.

Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan, kekompakan, dan ketangguhan mental sebagai modal awal menempuh dunia perkuliahan.


Setelah istirahat dan sholat zuhur, kegiatan dilanjutkan pukul 13.30 dengan kajian pemahaman agama bertema "Praktik Wudhu dan Sholat", disampaikan oleh Fauzi Ardian, MH, dengan moderator Herdfia Pratama, MH.
Sesi ini tidak hanya memberikan teori, namun juga praktik langsung agar mahasiswa memiliki pemahaman yang benar tentang tata cara ibadah sesuai tuntunan syariat. ebagai penutup hari, pukul 16.00 dilaksanakan sesi Forum Dialog Mahasiswa, yaitu ruang diskusi terbuka antara mahasiswa baru dan pengurus BEM IAI IMSYA Indonesia. Forum ini membahas tantangan yang akan dihadapi mahasiswa selama masa kuliah, serta bagaimana peran aktif mahasiswa dapat memberi kontribusi nyata baik di lingkungan kampus maupun masyarakat. Hari ketiga PBAK IAI IMSYA Indonesia berlangsung dinamis dan aplikatif. Dari kedisiplinan hingga pemantapan ibadah, dari latihan fisik hingga ruang intelektual, mahasiswa baru dibekali secara menyeluruh demi menjadi insan akademik yang siap secara jasmani, rohani, dan sosial